RSS

Contoh Video Konseling Gestalt (Kursi Kosong)

Teknik kursi kosong adalah suatu cara untuk mengajak klien agar mengeksternalisasikan introyeksinya. Dalam teknik ini dua kursi diletakkan di tengah ruangan. Konselor meminta klien duduk di kursi yang satu dan meminkan peran sebagai top dog, kemudian berpisah ke kursi lain menjadi under dog. Dialog bisa dilangsungkan diantara kedua sisi klien. Melalui teknik ini introyeksi-introyeksi bisa dimunculkan ke permukaan, dank lien bisa mengalami konflik lebih penuh. Konflik bisa diselesaikan melalui permainan dan integrasi kedua sisi kepribadian klien. Teknik ini membantu klien agar bisa berhubungan dengan perasaan atau sisi fari dirinya sendiri yang diingkarinya; klien mengintensifkan dan mengalami secara penuh perasaan-perasaan yang bertentangan, ketimbang hanya membicarakannya. Selanjutnya dengan membantu kien untuk menyadari perasaan adalah bagian dari yang sangat nyata, teknik ini mencegah klien memisahkan perasaan. Teknik ini juga bisa membantu klien untuk mengetahui introyeksi-introyeksi parental yang tidak menyenangkan. Contohnya, mungkin klien berkata, “Itu kedengarannya mirip dengan apa yang dikatakan oleh ayah  saya terhadap saya!” introyeksi-introyeksi parental dapat menyebabkan permainan “menyiksa diri”terus berlangsung selama klien mempertahankan perintah-perintah orang tuanya yang digunakan untuk menghukum dan mengendalikan diri sendiri.
Berikut ini salah satu contoh pendekatan konseling gestalt menggunakan teknik kursi kosong

7 komentar:

Unknown mengatakan...

wauuuuuu,,, kereeen mennn. (y)

Unknown mengatakan...

WAAAWWWW... kursi kosoong..??
setan dooonk.. hahahahaaa

Unknown mengatakan...

We owe....

Unknown mengatakan...

bagus

Unknown mengatakan...

like this mba,,,,,,,,,, :)

Unknown mengatakan...

goooodd.....

Unknown mengatakan...

thx all... *_^

Posting Komentar